Berita Terbaru

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kanreg IV BKN Makassar

Kanreg IV BKN Imbau Peran Aktif DPRD dalam Pengawasan Seleksi CPNS dan PPPK 2021


2021-06-17 17:36:51

Foto Kanreg

Makassar – Humas Kanreg IV BKN, Proses penetapan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berdasarkan pada penyampaian kebutuhan ASN dan dilakukan dengan mempertimbangkan hasil penghitungan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian (PDSK) Kanreg IV BKN, Abdul Rajab saat menerima audiensi DPRD Pemkab Buol yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Srikandi Batalipu pada Kamis, (17/6/2021) di Aula Binaloka Kanreg IV BKN. Abdul Rajab, menambahkan peran DPRD sebagai pengawasan pelaksanaan seleksi sangat penting sehingga transparansi dalam pelaksanaan seleksi kepada masyarakat terjamin. “Seperti tahun sebelumnya pelaksanaan Seleksi CPNS akan menggunakan sistem CAT BKN, dan hasil seleksi para peserta akan ditampilkan secara live melalui chanel Youtube Kanreg IV BKN,” kata Abdul Rajab. Selanjutnya, Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun PNS Kanreg IV BKN, Akhmad Syauki menambahkan bahwa KemenpanRB telah menerbitkan tiga peraturan terkait penyelenggaraan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021. Aturan tersebut yakni Peraturan Menteri PANRB (PermenPANRB) No. 27/2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), PermenPANRB No. 28/2021 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2021, serta PermenPANRB No. 29/2021 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional. “Pengumuman pendaftaran CPNS dan PPPK Tahun 2021 akan dilakukan oleh Panselnas dengan mempertimbangkan kesiapan secara teknis dari Tim Pelaksana di BKN serta panitia seleksi instansi masing-masing. Dan pelaksanaan seleksi PPPK Guru pada Instansi Daerah akan dikoordinir oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan berkoordinasi dan dilakukan pengawasan oleh Panselnas,” kata Akhmad Syauki. Terakhir Akhmad Syauki menambahkan penerapan protokol kesehatan menjadi hal mutlak untuk diperhatikan, “Pada setiap titik lokasi seleksi CPNS harap selalu berkoordinasi dengan mendapat rekomendasi pelaksanaan dari tim Satgas Covid-19 masing-masing daerah. Sehingga keamanan peserta dari penyebaran Covid-19 dapat terjamin,” tutup Akhmad Syauki.