Berita Terbaru

Introperabilitas PMM dan e-Kinerja BKN Tingkatkan Kualitas Kinerja Guru dan Manajemen Pendidikan

Kanreg IV BKN Selenggarakan Coaching Penyusunan Anjab dan ABK Pemkab Pangkep


2023-09-20 10:45:29

Foto Kanreg

Makassar – Humas Kanreg IV BKN, Setiap instansi pemerintah wajib untuk menyusun Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) guna menyusun kebutuhan jumlah serta jenis jabatan dari ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK, yang merupakan amanat Undang - Undang U No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Regional IV BKN, Andi Anto saat membuka kegiatan Coaching Penyusunan Anjab dan ABK Pemerintah Kabupaten Pangkep yang diikuti oleh seluruh pengelola kepegawaian di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Pangkep pada Selasa, (19/9/2023) di Aula Binaloka Kantor Regional IV BKN. Saat menentukan dan menyusun Anjab dan ABK, terdapat serangkaian proses yang harus dilewati satu - persatu. Pertama adalah identifikasi mandat, desain organisasi, struktur organisasi, dan proses bisnis. “Pembentukan tim pelaksana penyusun anjab dan ABK yang kemudian akan melakukan analisis jabatan, pengumpulan data jabatan, pengolahan data jabatan, verifikasi jabatan yang terdiri dari uraian jabatan dan spesifikasi jabatan, validasi kebutuhan, serta penyusunan peta jabatan,” ungkapnya. Andi Anto mengharapkan dengan adanya hasil Anjab dan ABK yang akurat dapat menjadi dasar pengisian jabatan dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Selaku ketua tim penyusunan Anjab dan ABK Pemkab Pangkep, Asa menyampaikan bahwa dengan adanya Anjab dan ABK, maka akan diketahui mengenai uraian jabatan, beban kerja per jabatan, peta jabatan, serta bobot jabatan. Hasil dari Anjab dan ABK dapat digunakan untuk menganalisis kebutuhan pegawai, penetapan kompetensi dan syarat dari suatu jabatan, serta sebagai indikator kinerja pegawai. Selain itu, Asa juga mengatakan Anjab dan ABK bukanlah sekadar penyusunan jabatan. “Dengan adanya anjab dan ABK, manfaat yang didapat antara lain jumlah, kualitas distribusi, serta komposisi pegawai dalam suatu instansi sesuai dengan beban kerjanya, “ jelas Asa. Adapun dengan adanya Anjab dan ABK ini kemudian akan berpengaruh dalam penempatan pegawai yang tepat, pengembangan karier yang sesuai dengan kompetensi, sehingga kinerja ASN dapat lebih optimal.