Berita Terbaru

Sertijab Pejabat Baru, Kakanreg IV BKN Tekankan Digitalisasi Pelayanan Kepegawaian

Korpri: ASN harus Produktif, Profesional dan Berkinerja Tinggi


2020-08-27 20:43:54

Foto Kanreg

Jakarta - Humas BKN, Dengan mengusung tema “Peran Korpri dalam Mewujudkan ASN yang Profesional, Modern, dan Produktif dalam Masa Adaptasi Hidup Baru” Dewan Pengurus Korpri berkolaborasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan webinar dengan total peserta 667 orang, Kamis, 27 Agustus 2020. Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube official BKN dan disaksikan lebih dari 1600 penonton.
Kepala BKN selaku Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Bima Haria Wibisana, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Agus Pramusinto, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Zudan Arif Fakrullah, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, serta Plt Staf Ahli Menteri Bidang Politik dan Hukum Muhammad Imanuddin turut hadir pada acara tersebut.
“Kita harus tetap produktif, profesional dan berkinerja tinggi di masa pandemi Covid 19 ini,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudan Arif Fakrullah dalam sambutannya.
Zudan juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah mendatang agar tidak terjadi tsunami politik. “Korpri akan terus berupaya menjaga solidaritas dan mensejahterakan ASN”.
Dalam pengarahannya, Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Korpri tidak terpisah dari kepemimpinan nasional. Bersama Korpri, Pemerintah akan mewujudkan ASN yang smart, memiliki kompetensi dan memiliki prosedur kerja yang baik demi menciptakan pemerintahan yang beorientasi hasil dan berkinerja tinggi.
Terakhir Zudan berharap Korpri dapat memperat NKRI sekaligus mendorong kesejahteraan anggotanya. “ASN masa kini dituntut untuk terus produktif, profesional dan bercirikan teknologi informasi. Korpri akan terus bersinergi dengan Kementerian PANRB, KASN, agar pola karir dengan sistem merit di UU ASN dapat berjalan sebagaimana mestinya”. nad