Berita Terbaru

Sertijab Pejabat Baru, Kakanreg IV BKN Tekankan Digitalisasi Pelayanan Kepegawaian

Humas Berperan Sebagai Ujung Tombak Institusi


2020-09-25 18:00:19

Foto Kanreg

Makassar - Humas Kanreg IV BKN. Ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja institusi adalah humas pemerintah. Selain itu, humas sebagai corong atau sumber informasi, dituntut kemampuannya dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang sangat cepat terutama menghadapi perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama BKN, Paryono dalam kunjungannya bersama Kepala Sub Bagian Protokol BKN, Gandy Zudanto dalam Pembinaan Kehumasan dan Keprotokolan di Ruang Rapat Kantor Regional IV BKN, pada Jumat (25/9/2020).
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanreg IV BKN, Hj. Anna Hasnah Hasaruddin dan dihadiri oleh Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional Pranata Humas Kanreg IV BKN. “Pengelolaan kehumasan yang baik ini penting karena mendukung Reformasi Birokrasi suatu institusi. Contoh BKN saat ini memudahkan para peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri SIpil (CPNS) memilih titik lokasi ujian yang dampaknya memutus arus pergerakan manusia untuk menghindari penyebaran Covid-19,” kata Paryono.
Lebih lanjut Paryono menyampaikan pentingnya pengelola kehumasan untuk selalu meningkatkan kompetensinya. “Untuk meningkatkan kemampuan, pengelola kehumasan harus menguasai teknologi informasi dan komunikasi, termasuk di dalamnya media sosial sehingga dapat mengetahui kebutuhan publik. Lebih penting lagi, humas harus menjalin sinergi dan akrab dengan wartawan dan lembaga pers sehingga informasi dapat tersebar luas ke masyarakat dengan baik,” kata Paryono.
Sementara itu Kepala Sub Bagian Protokol BKN, Gandy Zudanto menyampaikan beberapa poin penting tentang keprotokolan. “Banyak hal yang harus dikuasai oleh protokol. Hal-hal seputar acara yang dihadiri seorang pemimpin atau pejabat harus benar-benar dipersiapkan dengan matang, seperti pengaturan tata tempat, susunan acara, penerimaan tamu, hingga jamuan makan,” kata Gandy. “Tidak berhenti pada persiapan saja, namun protokol juga bertanggung jawab pada pelaksanaan hingga acara tersebut berakhir. Pengawasan dan evaluasi juga harus terus-menerus dilakukan untuk lebih meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja,” tutupnya.